SELAMAT DATANG DI BLOGGER MATERIAL & E-BOOK

Selamat datang rekan-rekan blogger dan pemerhati bidang material dan logam.
Website ini berisi semua hal yang berhubungan dengan material dan logam. Saya menyediakan informasi E-book khusus material dan logam yang cocok bagi para mahasiswa, dosen,peneliti dan pemerhati.

Khususnya rekan-rekan yang bekerja di Industri, riset dan development yang berhubungan dengan produk logam dan manufaktur serta korosi jika ada troubleshooting atau masalahteknis "Jangan segan-segan" untuk kontak saya.


Mohon melalui kontak e-mail saja, Insya Allah akan direspons

Dr. Eng. Gadang Priyotomo, ST, M.Si.
(Peneliti Material & Korosi)
Puslit Metalurgi dan Material (P2M2) -LIPI
Kawasan PUSPIPTEK Gd.474 Serpong Tangerang Selatan Banten Indonesia
HP. 0858-8863-6002
Pin. BB : 7ED20F5E

E-mail : gadangp@gmail.com atau onlinemtrl@gmail.com


Senin, 09 Juli 2012

Bagaimana membedakan logam Non Stainless steel dan Stainless steel dengan larutan kimia


 Langkah praktis:
  1. Celup logam (steel) ke dalam asam kuat nitrat (HNO3)
  2. Jika logam (baja) termasuk Non-stainless steel akan cepat terlarut oleh asam nitrat kuat dengan indikasi asap berwarna coklat sebagai hasil produk. Sebaliknya jika logam tersebut merupakan stainless steel, maka tidak terjadi apa-apa.


Catatan Moderator:

Standar keamanan perlu diperhatikan karena asam nitrat adalah AIR KERAS sehingga harus diperhatikan :
  • Gunakan sarung tangan plastik silicon, kacamata, baju lengan panjang
  • Jangan dilakukan di ruangan kurang ventilasi, lebih baik di ruang terbuka
  • Ingat asam nitrat ini sangat sensitif dengan tangan dan sangat korosif
  • Ingat jika asap coklat terbentuk, jangan sekali-kali menghirupnya

1 komentar:

nyarak mengatakan...

mantap gan