jualan
SELAMAT DATANG DI BLOGGER MATERIAL & E-BOOK
Selamat datang rekan-rekan blogger dan pemerhati bidang material dan logam.
Website ini berisi semua hal yang berhubungan dengan material dan logam. Saya menyediakan informasi E-book khusus material dan logam yang cocok bagi para mahasiswa, dosen,peneliti dan pemerhati.
Khususnya rekan-rekan yang bekerja di Industri, riset dan development yang berhubungan dengan produk logam dan manufaktur serta korosi jika ada troubleshooting atau masalahteknis "Jangan segan-segan" untuk kontak saya.
Mohon melalui kontak e-mail saja, Insya Allah akan direspons
Dr. Eng. Gadang Priyotomo, ST, M.Si.
(Peneliti Material & Korosi)
Puslit Metalurgi dan Material (P2M2) -LIPI
Kawasan PUSPIPTEK Gd.474 Serpong Tangerang Selatan Banten Indonesia
HP. 0858-8863-6002
Website ini berisi semua hal yang berhubungan dengan material dan logam. Saya menyediakan informasi E-book khusus material dan logam yang cocok bagi para mahasiswa, dosen,peneliti dan pemerhati.
Khususnya rekan-rekan yang bekerja di Industri, riset dan development yang berhubungan dengan produk logam dan manufaktur serta korosi jika ada troubleshooting atau masalahteknis "Jangan segan-segan" untuk kontak saya.
Mohon melalui kontak e-mail saja, Insya Allah akan direspons
Dr. Eng. Gadang Priyotomo, ST, M.Si.
(Peneliti Material & Korosi)
Puslit Metalurgi dan Material (P2M2) -LIPI
Kawasan PUSPIPTEK Gd.474 Serpong Tangerang Selatan Banten Indonesia
HP. 0858-8863-6002
Pin. BB : 7ED20F5E
E-mail : gadangp@gmail.com atau onlinemtrl@gmail.com
Kamis, 04 September 2014
Minggu, 03 Agustus 2014
Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Peneliti 2014 telah hadir sebagai pengganti Juknis 2009
Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Peneliti telah direvisi dan difinalisasi oleh LIPI tahun 2014 sebagai pengganti Juknis tahu 2009. Ada beberapa tambahan atau amandemen di berbagai butir-butir yang ada. Misalnya Penilaian Makalah Jurnal Internasional di Juknis lama ( 2009) nilai penuh 40 point. Di Juknis yang baru (2014) di klasifikasikan berdasarkan penilaian lembaga Indeks, apakah termasuk dalam `Predator Journal,dll.
Silahkan untuk diunduh.
Silahkan File Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Peneliti tahun 2014 (terbaru) untuk diunduh di :
http://www.4shared.com/office/K7wNFk_Dba/Juknis_Fung-Pen_2014.html
Silahkan untuk diunduh.
Silahkan File Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Peneliti tahun 2014 (terbaru) untuk diunduh di :
http://www.4shared.com/office/K7wNFk_Dba/Juknis_Fung-Pen_2014.html
Senin, 30 Juni 2014
Indonesian Biomaterial Conference 2014
Call for Papers
Oral and poster presenters at Indonesian Biomaterial Conference 2014 in conjuction with the 2ndRegional Biomaterial Scientific Meeting 2014 are invited to submit their full papers.
More information on guideline submission is available at (link guideline submission)
Papers can be submitted through: (link online submission)
More information on guideline submission is available at (link guideline submission)
Papers can be submitted through: (link online submission)
Important dates: Deadline for abstract and full paper submission is extended through 15 July 2014.
Please to enter an official website : http://www.seminarbiomaterial2014.com/
Rabu, 25 Juni 2014
Seminar Nasional Material Metalurgi 2014 diadakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Tema
Penguasaan Teknologi Material dan Metalurgi untuk Menuju Kemandirian Industri Nasional
Tujuan Kegiatan
Meningkatkan kemampuan dan kompetensi para peneliti di bidang material metalurgi dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia.
Memberi wadah bagi penyampaian ide, gagasan, solusi, dan diskusi untuk kemajuan industri nasional, khususnya pada industri berbasis material metalurgi.
Memberi pedoman masukan bagi aspek penelitian dan pengembangan di bidang material metalurgi yang sejalan dengan tuntutan industri nasional.
Ruang Lingkup Masalah
Adapun makalah peserta (dipresentasikan boleh dalam bentuk poster dan diprosidingkan) mencakup topik-topik:
Waktu dan Tempat
Seminar akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 2 Oktober 2014
Waktu : 08.00 – 16.15 WIB
Tempat : Gedung Graha Widya Bakti, Dewan Riset Nasional, Kawasan PUSPIPTEK, Serpong-15314, Tangerang Selatan
Tanggal-tanggal Penting
1 September 2014 Batas pengirimian extended abstract dan full paper
1 September 2014 Batas waktu pembayaran awal (DISKON)
22 September 2014 Pengumuman hasil seleksi presentasi oral dan poster
25 September 2014 Batas waktu pembayaran akhir
Ingin tahu lebih detail lagi:
Silahkan klik website resmi :
http://seminarmaterialmetalurgi.com/
Penguasaan Teknologi Material dan Metalurgi untuk Menuju Kemandirian Industri Nasional
Tujuan Kegiatan
Meningkatkan kemampuan dan kompetensi para peneliti di bidang material metalurgi dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia.
Memberi wadah bagi penyampaian ide, gagasan, solusi, dan diskusi untuk kemajuan industri nasional, khususnya pada industri berbasis material metalurgi.
Memberi pedoman masukan bagi aspek penelitian dan pengembangan di bidang material metalurgi yang sejalan dengan tuntutan industri nasional.
Ruang Lingkup Masalah
Adapun makalah peserta (dipresentasikan boleh dalam bentuk poster dan diprosidingkan) mencakup topik-topik:
- Advanced Material dan Nanoteknologi
- Analisa Karakterisasi Material dan Mineral
- Ekstraksi Mineral/Logam dari Limbah
- Keramik dan Komposit
- Korosi dan Analisa Kegagalan
- Metalurgi Fisik dan Manufaktur
- Pengolahan Sumber Daya Mineral
- Permodelan dan Simulasi Material/Metalurgi
- Rekayasa Peralatan Metalurgi
Waktu dan Tempat
Seminar akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 2 Oktober 2014
Waktu : 08.00 – 16.15 WIB
Tempat : Gedung Graha Widya Bakti, Dewan Riset Nasional, Kawasan PUSPIPTEK, Serpong-15314, Tangerang Selatan
Tanggal-tanggal Penting
1 September 2014 Batas pengirimian extended abstract dan full paper
1 September 2014 Batas waktu pembayaran awal (DISKON)
22 September 2014 Pengumuman hasil seleksi presentasi oral dan poster
25 September 2014 Batas waktu pembayaran akhir
Ingin tahu lebih detail lagi:
Silahkan klik website resmi :
http://seminarmaterialmetalurgi.com/
Rabu, 12 Juni 2013
Jumat, 24 Mei 2013
Uji tetes larutan untuk kualitas pelapisan Nikel-krom dengan logam dasar baja/besi
Sumber foto : http://www.wisdomandwonder.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/09/2010_Chrome_Repair-Left-Beginning.jpg
Pelapisan nikel-krom dengan logam dasar baja/besi telah menjad trend saat ini di bidang otomotif, furniture, peralatan dapur, dan sebagainya. Industri besar dan industri kecil tentunya telah membuat beraneka ragam tersebut. Tujuan pelapisan nikel-krom tentunya untuk meningkatkan perfoma logam dasar ( baja/besi) agar tahan karat dan sisi artistik/keindahan.
Perlu disadari bahwa pembuatan lapisan nikel-krom membutuhkan keahlian dan `jam terbang` tinggi dari para pekerja agar perfoma material setelah pelapisan terus bertahan hingga lama. Namun kadang `defect` atau cacat pasti terjadi saat setelah pelapisan seperti `cracking` (pecah-pecah). Kasus `cracking` mungkin kita bisa lihat secara visual/ mata telanjang. Bagaimana dengan `micro cracking` ( pecah-pecah mikro/skala kecil) atau juga adanya `hole` / lubang halus di permukaan lapisan yang tidak terlihat oleh mata kita. Lubang-lubang itu tembus hingga logam dasar baja/besi jika terkena air/cairan asam/alkali/garam akan mengalami bintik karat.
Memang sebaiknya, para pelaku pelapisan krom harus memahami arti `Quality Control` / Kontrol kualitas atas lapisan hasil pengerjaan, tidak hanya sisi keindahan (cermelang), juga sisi perfoma material lapisan. Sehingga moderator merekayasa dan memformulasikan sendiri cairan /larutan untuk ditetes sebagai bagian dari `Quality Control`.
Cara kerja cairan tetes buatan moderator adalah :
1. Jika dalam 1 menit (60 detik), larutan di tetes ke lapisan nikel-krom tidak bereaksi, lapisan tersebut bagus. Ini dikarenakan larutan ini tidak mengenai logam dasar baja.besi.
2. Jika dalam 1 menit (60 detik), larutan di tetes ke lapisan nikel-krom bereaksi menjadi bintik coklat atau kusam, lapisan tersebut kurang bagus dan harus dikerjakan ulang. Ini dikarenakan larutan ini bereaksi mengenai logam dasar baja/besi.
Larutan ini adalah pengembangan HASIL KARYA ANAK BANGSA terbaru, bukan berasal dari Luar Negeri, dan belum di PATEN-kan.
Tertarik..???
Silahkan hubungi
Moderator, Pengembang dan Rekayasawan Muda
Dr.Eng, Gadang Priyotomo, ST.,M.Si
No. HP. 0858-8863-6002 (Mohon SMS)
E-Mail : Gadangp@gmail.com
Selasa, 14 Mei 2013
Uji tetes larutan kimia untuk identifikasi awal Stainless steel 304, 2XX dan mild steel buatan anak negeri Indonesia.
Umumnya penggunaan stainless steel sangat luas. Sehingga kita tidak tahu apakah sebenarnya jenis stainless steel yang ada di pasaran.
Stainless steel /SS 304 memang sangat popular digunakan disegala bidang misalnya dekoratif, dapur, dan sebagainya. Harga material ini cukup mahal karena keberadaan unsur kimia 18%wt Cr- 8%Wt Ni. Sehingga perlu adanya subtitusi unsur yang lebih murah misalnya unsur Nikel dengan harga mahal diganti dengan unsur Mangan (Mn). Pergantian ini tidak sembarangan karena unsur Mn adalah penstabil fasa austenitik seperti unsur Nikel.
Stainless steel/ SS 201 akhirnya digunakan untuk menjawab pernyataan di atas dengan harga yang `reseanable & Cheap` dibandingkan dengan SS 304 walaupun sama-sama stainless steel austenitik. Namun diingat bahwa ketahanan korosi SS 201 lebih buruk dibandingkan ketahanan SS 304 karena pengurangan unsur nikel. Penggunaan SS 201 ini juga dipakai di bidang dekorasi dan alat-alat dapur seperti sendok, garpu, dll.
Sehingga saya sebagai moderator mencoba merekayasa dan menformulasi larutan deteksi dini material tersebut untuk pengujian awal di lapangan dengan pengujian tetes hasil buatan moderator. Namun diingat harus juga dilakukan pengujian laboratorium untuk memastikan atau menvalidasi pengujian tetes ini. Sebagai contoh di tabel ini :
Tertarik..???.
Silahkan hubungi HP moderator.
Dr.Eng. Gadang Priyotomo
HP : 0858-8863-6002 ( mohon SMS)
E-mail : Gadangp@gmail.com
Stainless steel /SS 304 memang sangat popular digunakan disegala bidang misalnya dekoratif, dapur, dan sebagainya. Harga material ini cukup mahal karena keberadaan unsur kimia 18%wt Cr- 8%Wt Ni. Sehingga perlu adanya subtitusi unsur yang lebih murah misalnya unsur Nikel dengan harga mahal diganti dengan unsur Mangan (Mn). Pergantian ini tidak sembarangan karena unsur Mn adalah penstabil fasa austenitik seperti unsur Nikel.
Stainless steel/ SS 201 akhirnya digunakan untuk menjawab pernyataan di atas dengan harga yang `reseanable & Cheap` dibandingkan dengan SS 304 walaupun sama-sama stainless steel austenitik. Namun diingat bahwa ketahanan korosi SS 201 lebih buruk dibandingkan ketahanan SS 304 karena pengurangan unsur nikel. Penggunaan SS 201 ini juga dipakai di bidang dekorasi dan alat-alat dapur seperti sendok, garpu, dll.
Sehingga saya sebagai moderator mencoba merekayasa dan menformulasi larutan deteksi dini material tersebut untuk pengujian awal di lapangan dengan pengujian tetes hasil buatan moderator. Namun diingat harus juga dilakukan pengujian laboratorium untuk memastikan atau menvalidasi pengujian tetes ini. Sebagai contoh di tabel ini :
|
Material
|
Waktu tetes (detik)
|
Keterangan warna
|
|
Stainless steel 304
|
30
|
Tidak berubah
|
|
Stainless steel 304
|
60
|
Tidak berubah
|
|
Stainless steel 2XX
|
30
|
Coklat
|
|
Stainless steel 2XX
|
60
|
Coklat
|
|
Mild Steel
|
30
|
Coklat
|
|
Mild Steel
|
60
|
Coklat
|
Tertarik..???.
Silahkan hubungi HP moderator.
Dr.Eng. Gadang Priyotomo
HP : 0858-8863-6002 ( mohon SMS)
E-mail : Gadangp@gmail.com
Langganan:
Postingan (Atom)

