jualan

jualan

SELAMAT DATANG DI BLOGGER MATERIAL & E-BOOK

Selamat datang rekan-rekan blogger dan pemerhati bidang material dan logam.
Website ini berisi semua hal yang berhubungan dengan material dan logam. Saya menyediakan informasi E-book khusus material dan logam yang cocok bagi para mahasiswa, dosen,peneliti dan pemerhati.

Khususnya rekan-rekan yang bekerja di Industri, riset dan development yang berhubungan dengan produk logam dan manufaktur serta korosi jika ada troubleshooting atau masalahteknis "Jangan segan-segan" untuk kontak saya.


Mohon melalui kontak e-mail saja, Insya Allah akan direspons

Dr. Eng. Gadang Priyotomo, ST, M.Si.
(Peneliti Material & Korosi)
Puslit Metalurgi dan Material (P2M2) -LIPI
Kawasan PUSPIPTEK Gd.474 Serpong Tangerang Selatan Banten Indonesia
HP. 0858-8863-6002
Pin. BB : 7ED20F5E

E-mail : gadangp@gmail.com atau onlinemtrl@gmail.com


Kamis, 15 Juli 2010

Seminar Material Metalurgi 2010

Seminar Material Metalurgi 2010

Tema Seminar

“Peran Penelitian Material Metalurgi untuk Peningkatan Nilai Tambah Sumber Daya Mineral Indonesia”

Pendahuluan

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan alam mineral yang melimpah. Kekayaan alam tersebut merupakan peluang yang sangat potensial bagi munculnya berbagai industri dari industri hulu sampai industri hilir. Hal ini karena mineral-mineral tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi berbagai industri, seperti manufaktur, transportasi, elektronik dan lain-lain.
Pengelolaan sumber daya mineral Indonesia yang telah dilakukan oleh industri hilir maupun hulu tersebut masih mengalami keterbatasan khususnya dalam pemanfaatan mineral sebagai bahan baku yang dapat ditingkatkan nilai tambahnya. Upaya penelitian-penelitian telah dilakukan oleh lembaga penelitian dan pengembangan, perguruan tinggi, dan industri. Namun keselarasan hasil penelitian belum dapat diimplentasikan secara maksimal untuk aplikasi pada industri. Penelitian pada bidang material dan metalurgi, merupakan salah satu pihak yang dianggap berkompeten untuk peningkatan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia. Penelitian tersebut harus mampu memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan industri nasional.
Seminar Material dan Metalurgi 2010 ini diharapkan mampu menyumbangkan hasil-hasil penelitian yang bermanfat bagi pembangunan nasional dan pemecahan masalah-masalah yang terkait dengan pemanfaatan sumber daya mineral Indonesia. Seminar Material Metalurgi ini akan dihadiri oleh para peneliti dan praktisi dari berbagai instansi penelitian, perguruan tinggi dan industri. Partisipasi peserta seminar akan memberikan sumbangsih besar dalam terciptanya keharmonisan antara lembaga penelitian, instansi pendidikan, dan industri dalam upaya meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia.

Tujuan Kegiatan

  1. Meningkatkan kemampuan dan kompetensi para peneliti di bidang material metalurgi dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia.
  2. Memberi wadah bagi penyampaian ide, gagasan, solusi, dan diskusi untuk kemajuan industri nasional, khususnya pada industri berbasis material metalurgi.
  3. Memberi pedoman masukan bagi aspek penelitian dan pengembangan di bidang material metalurgi yang sejalan dengan tuntutan industri nasional.

Rencana Kegiatan

Keynote Speaker
  1. Direktur Jenderal Mineral, Batubara dan Panas Bumi, Dr. Ir. Bambang Setiawan
  2. Ketua Kelompok Keahlian (KK) Teknik Metalurgi, Fakultas Teknik Pertambangan & Perminyakan, Institut Teknologi Bandung, Prof. Syoni Soepriyanto, PhD.
  3. Direktur Utama PT. Timah Industri, Ir. Purwijayanto
Pembicara Pemakalah Seminar
  1. Instansi Perguruan Tinggi
  2. Industri
  3. Rekayasa dan Jasa Metalurgi
  4. Lembaga Penelitian dan Pengembangan
  5. Instansi Pemerintah
  6. Mahasiswa
Presentasi Industri dan Diskusi Panel
Pada sesi ini akan dilakukan presentasi industri dan diskusi panel berkaitan dengan tema seminar. Acara ini akan menampilkan panelis dari berbagai industri dan lembaga litbang antara lain:
- PT. NUSANTARA SMELTING CORP. (NSC), Ir. Satya Graha
- PT. ANTAM, Tbk, Ir. Tatto Miraza
- Pakar Metalurgi, Dr. Ir. Rozik Boedioro Soetjipto
- Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LitBang)
- Industri Material dan Metalurgi
Presentasi Ilmiah
Makalah-makalah yang dipresentasikan diputuskan berdasarkan seleksi tehadap full paper yang masuk. Hasil seleksi akan diberitahukan kepada peserta melalui email atau pengumuman pada situs ini.
Poster dan Pameran
Makalah yang tidak termasuk dalam daftar makalah yang dipresentasikan akan dipamerkan pada sesi poster yang didampingi oleh panelis poster. Pameran terdiri atas stand-stand para sponsor, perusahaan, dan industri yang akan memamerkan produk-produk atau jasa unggulan mereka.

Peserta Seminar

Peserta Seminar Material Metalurgi 2010 terdiri dari pemakalah dan peserta pendengar dari berbagai kalangan seperti:
1. Perguruan Tinggi
2. Lembaga Penelitian dan Pengembangan
3. Instansi Pemerintah
4. Industri

Ruang Lingkup Makalah

Adapun makalah peserta (dipresentasikan boleh dalam bentuk poster dan diprosidingkan) mencakup topik-topik:
1. Pengolahan sumber daya mineral
2. Ekstraksi mineral/logam dari limbah
3. Metalurgi fisik dan Manufaktur
4. Keramik dan komposit
5. Advanced material dan nanoteknologi
6. Rekayasa peralatan metalurgi
7. Analisa dan karakterisasi material dan mineral
8. Permodelan dan simulasi material/metalurgi
9. Korosi dan failure analysis

Target Keluaran

  1. Dokumen Prosiding Metalurgi yang akan diterbitkan Januari 2011
  2. Dokumen Majalah Metalurgi edisi khusus 2011 untuk makalah tertentu yang terpilih sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan
  3. Dokumen Majalah Korosi edisi khusus 2011 untuk makalah tertentu yang terpilih sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan

Pelaksanaan Seminar

Hari/Tanggal: Rabu / 13 Oktober 2010 
Waktu: 08.00 - 16.15 WIB
Tempat: Graha Widya Bakti DRN, Kawasan PUSPIPTEK, Serpong, Tangerang 15314, Banten

Tanggal-Tanggal Penting

18 Agustus 2010:
Batas pengiriman abstrak lengkap (extended abstract) dan makalah lengkap (full paper)
22 September 2010:
Pengumuman presentasi oral dan poster
27 September 2010:
Batas pembayaran peserta seminar

Ketentuan-Ketentuan

Panduan Abstrak Lengkap (Extended Abstract)
  1. Abstrak lengkap (extended abstract) ditulis lebih kurang 400 kata dalam format 1 spasi dengan huruf Times New Roman 10 di atas kertas A5.
  2. Tampilkan 1 atau 2 buah foto, gambar atau tabel dengan ukuran 5 x 3 cm (atau menyesuaikan).
Makalah Lengkap
  1. Panduan lengkap penulisan makalah dapat diunduh di sini.
  2. Makalah dibuat dalam bentuk berkas .doc atau .docx dan dikirim ke alamat emailseminar@metalurgi.lipi.go.id atau diserahkan langsung ke sekretariat.
Poster
  1. Poster harus dibuat sendiri oleh peserta dalam bentuk hard-copy dan diserahkan ke panitiaselambat-lambatnya pada saat sebelum acara seminar dimulai pada tanggal 13 Oktober 2010.
  2. Poster dibuat pada kertas ukuran A1 posisi portrait dan memuat informasi yang lengkap terhadap isi makalah secara keseluruhan.
  3. Poster terdiri dari Judul, Nama dan Afiliasi, Abstrak, Pendahuluan, Percobaan, Hasil Percobaan, Pembahasan, dan Kesimpulan.

Pendaftaran

Biaya yang dikenakan untuk mengikuti Seminar Material dan Metalurgi 2010 adalah:
- Rp 200.000,- untuk Pemakalah
(untuk makalah kedua dan selanjutnya dikenakan biaya masing-masing Rp 100.000,-)
- Rp 150.000,- untuk Pendengar
(mahasiswa peserta pendengar dengan rekomendasi dosen tidak dikenakan biaya pendaftaran,
jumlah peserta terbatas)
Pemesanan Prosiding Seminar dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 200.000,-
Biaya langsung ditransfer ke rekening Seminar Material Metalurgi 2010 sebagai berikut:
Rekening Seminar Material Metalurgi 2010
Bank Syariah Mandiri KCP Ciputat
No. Rekening 101 002 1997
a.n. Koperasi Karyawan Metalurgi
Konfirmasi transfer dapat dilakukan dengan mengirimkan SMS ke nomor 085714599735 (Agung Baskoro) atau 081322840550 (Erie) atau dengan mengirimkan email ke alamat: seminar@metalurgi.lipi.go.iddengan judul “Konfirmasi Transfer Biaya Seminar Material Metalurgi 2010″.
Untuk memudahkan panitia, bukti transfer harap dikirimkan melalui fax ke nomor 021 7560553 u.p. Agung Baskoro.
Pendaftaran online dapat dilakukan dengan mengisi Formulir Pendaftaran atau datang langsung ke sekretariat.
Sekretariat
Panitia Seminar Material Metalurgi 2010
Pusat Penelitian Metalurgi - LIPI
Kawasan PUSPIPTEK Gd. 470, Serpong, Tangerang
Telp. 021-7560911, Fax. 021-7560553
Email: seminar@metalurgi.lipi.go.id
Contact Person:
Yulinda Lestari (081389925637)
Erie (081322840550)

Rabu, 07 Juli 2010

Daftar Makalah yang bisa di download Gratis dari website http://garuda.dikti.go.id

  1. Daftar Makalah yang bisa di download Gratis dari website http://garuda.dikti.go.id

  2. Pengaruh keausan terhadap logam berbasis A1 dan Fe akibat proses abrasif

  3. Pengaruh temperatur terhadap ketahanan korosi pada material berbasis nikel pada media larutan klorida

  4. Pengaruh korosifitas tanah terhadap struktur perpipaan secara umum

  5. Korosi sumuran material UNS N08800 pada pelindung elemen pemanas air tenaga matahari di daerah pantai

  6. Karakterisasi komposit titanium dengan penguat partikel silicon karbida hasil peleburan

  7. Pengembangan material kobalt sebagai material pengganti fungsi tulang pada tubuh manusia

  8. Simulasi komputer pembentukan lembaran logam (Deep drawing)

  9. Karakterisasi awal kegagalan material baja karbon rendah akibat korosi atmosfer di lingkungan industri

  10. Perubahan struktur kristal material berbasis karbon terhadap sifat konduktivitas

  11. Kegagalan material berbasis ferrous akibat proses metal dusting

  12. Pengaruh keausan terhadap logam berbasis Al dan Fe akibat proses abrasif.

  13. Pengaruh temperature terhadap ketahanan korosi pada material berbasis nikel pada media larutan klorida.

  14. Pengaruh korosifitas tanah terhadap struktur perpipaan secara umum.

  15. Pengaruh temperatur kerja terhadap sifat mekanik baja AISI 1011.

  16. Karakterisasi perbandingan material baja karbon rendah dan baja lapis seng di lingkungan klorida 5persen dengan uji kabut garam.


Sekilas Hubungan antara Baja tahan karat Austenitik dan Korosi Retak Tegang

Baja tahan karat di dalam dunia rekayasa material digunakan secara luas hingga sekarang dengan pengembangan-pengembangan baru. Material ini memiliki secara umum sifat ketahanan korosi yang baik di berbagai lingkungan. Ketahanan korosi ini dikarenakan adanya kandungan unsur-unsur di dalam paduan tersebut. Unsur-unsur krom (Cr) dan Nikel (Ni) merupakan unsur yang bertanggung jawab atas ketahanan korosi. Baja tahan karat dengan kandungan unsur krom lebih dari 12%wt memberikan efek ketahanan korosi. Baja tahan karat dengan unsur krom lebih dari 10%wt akan membentuk suatu lapisan oksida protektif (CrsO3) di permukaan baja untuk melindungi beberapa lingkungan korosif.

Korosi merupakan fenomena degradasi suatu material logam melalui suatu reaksi elektrokimia dengan lingkungan material berada. Reaksi elektrokimia mempunyai komponen anoda,katoda dan larutan elektrolit. Larutan elektrolit antara lain HCl,HNO3,H2SO4,MgCl2 dan sebagainya. Tiga komponen di atas akan memberikan efek korosi pada material logam. Kerugian kerusakan material akibat korosi membuat biaya produksi dan perawatan yang sangat besar sehingga pemilihan material dan cara proteksi terus dikembangkan melalui riset-riset di dunia. Di negara Amerika serikat, biaya korosi di bidang produksi dan manufaktur berkisar 17,6 milyar dolar, bidang infrastruktur 16,8 milyar dolar, utiliti berkisar 47,9 milyar dolar dan transportasi 29,7 milyar dolar.
Di sektor industri antara lain petrokimia, minyak dan gas bumi,farmasi dan lain-lain harus mengeluarkan biaya pemeliharaan untuk komponen –komponen pabriknya seperti pressure vessel, heat exchanger, pipa-pipa penyalur, coller plant dan lain-lain. Pipa-pipa penyalur Gas, air pendingin bertekanan tinggi juga menjadi persoalan jika terjadi kegagalan seperti pipa meledak atau bocor. Selain aspek korosi di lingkungan juga harus di lihat aspek internal material kemudian tekanan di dalam komponen tersebut yang bekerja pada material tersebut.

Jenis korosi dibagi beberapa macam antara lain korosi seragam,korosi celah,korosi sumuran, korosi erosi,korosi retak tegang dan sebagainya. Korosi retak tegang merupakan kombinasi antara lingkungan korosif, beban di material logam dan internal material itu sendiri. Baja tahan karat AISI 304 merupakan material yang umumnya rentan terhadap serangan korosi retak tegang.Umumnya korosi retak tegang terdapat pada aplikasi pengelasan pipa atau komponen-komponen lainnya.

Korosi retak tegang terjadi di lingkungan korosif khususnya MgCl2 pada suhu di atas 1000C, peran lingkungan korosif tidak terlepas dari kehadiran oksigen dan keberadaan ion asing klorida . Peran beban luar yang bekerja pada material cukup penting karena peningkatan tegangan luar akan mengurangi waktu material untuk patah. Minimal tidak boleh melebihi 70% tegangan luluh suatu material. Namun di lapangan korosi retak teganga dapat terjadi di bawah tegangan luluh. Tegangan luar dapat berupa tegangan langsung, tegangan sisa, dan tegangan akibat termal.

Faktor metalurgi juga berperan dalam terjadinya korosi retak tegang. Kerentanan korosi ini di pengaruhi oleh komposisi kimia bulk, orientasi butir-butir, komposisi, dan distribusi presipitasi, dan dislokasi. Faktor metalurgi lainnya yaitu keberadaan krom karbida di batas butir. Baja tahan karat tipe austenitik mempunyai kerentanan terhadap proses sensitasi. Sensitasi adalah proses pembentukan senyawa baru di batas butir antara suhu 580 – 8150C sehingga dapat memberikan efek korosi batas butir jika di dalam larutan korosif. Daerah kekurangan krom (chrom depleted zone) akan mengalami korosi sebagai anoda sehingga sifat ketahanan korosi berkurang karena tidak bisa mampu memulihkan secara cepat lapisan protektif krom oksida (Cr2O3). Lingkungan MgCl2 kan menyerang daerah kurang lapisan protektif. Adanya beban luar dan tegangan sisa di material AISI 304 akan memberikan efek bersama terjadinya retakan di batas butir.

Minggu, 06 Desember 2009

PEMBERSIHAN KARAT BAJA KARBON DENGAN METODE KIMIA (CHEMICAL CLEANING)


Bahan-bahan :
  1. 500 mL Asam klorida (HCL) sp.gr.1.19
  2. 3,5 gram Hexamethylene tetramine (inhibitor)
  3. Beaker glass ukuran 500 mL
  4. beaker glass /gelas ukur ukuran1000 mL
  5. Container gelas/plastic untuk mencelupkan benda uji ke larutan
  6. Sarung tangan plastik
  7. Masker
  8. Kacamata pelindung


Prosedur kerja :
  1. Campurkan 500 mL HCL dengan 3,5 Hexamethylene Tetramine (inhibitor) di dalam beaker glass ukuran 500 mL. kemudian campurkan air aquades hingga 1000 mL. (Ingat bahwa jangan mencampur air aquades ke dalam asam, namun Asam dicampur ke dalam air secara perlahan-lahan)
  2. Siapkan sarung tangan plastic dan masker, lebih baik lagi kalau ada kacamatan bening plastik (uap asam cukup berbahaya)
  3. Siapkan container gelas untuk diisi larutan campuran seperlunya. Celupkan benda uji, kemudian usap-usap dengan kapas ke benda uji (batang stainless steel ukuran kecil dililitkan kapas). Usapkan pelan-pelan hingga karat-karat terlarut dan hilang (waktu ekspos 1-3 menit) jangan terlalu lama, karena akan merusak/memakan logam itu sendiri.
  4. Setelah permukaan benda bersih (permukaan berwarna keperakan), angkat segera dan bersihkan dengan air mengalir (keran air) selama 30-40 detik.
  5. Setelah itu usapkan dengan alcohol/acetone agar kotoran yang melekat hilang dan keringkan dengan “hair dryer” hingga kering.
  6. Benda sudah bersih dan siap untuk dipakai kembali

Senin, 09 November 2009

Pengetasan hidrogen pada Nikel Alloys sebagai intermetallic compounds


Generally, Intermetallic compounds are brittle and high melting point. They offer a combination between ceramic and metallic properties when hardness and/or resistance to high temperatures are important factor. They exhibit low toughness and poor fabricability. The binary compound Ni3Si with an L12 structure exhibit an increasing yield stress with increasing temperature and good oxidation resistance. The restricted usage of the cast condition is generally applied for engineering structural material. Effort to improve the ductility of Ni3Si by ternary substituted alloying revealed that Ti substitution for Si Significantly enhanced the room-temperature ductility of the compound1. Up to 11% Ti dissolves in Ni3Si. A Ni3(Si,Ti) alloy with L12 structure is commonly used as a high temperature structural material and also considered as a basic composition for all of further modified intermetallic compounds. However, Ni3(Si,Ti) alloy has been shown to be very susceptible to the environmental embrittlement at ambient temperature2. A number of studies have been investigated to explain the embritllement mechanism related to intermetallic compounds. Takasugi et al2. has suggested that the moisture-induced embrittlement of Ni3(Si,Ti) alloy is caused by decomposition of moisture on alloy surface including exposed grain boundaries, and subsequent micro-processes of permeation into alloy, migration and condensation of atomic hydrogen to grain boundaries in front of a propagating micro crack. Boron can segregate to grain boundaries and suppresses intergranular fractures in many steels and Ni-Based alloys3. Boron is assumed to penetrate along the grain boundaries, to enrich at the grain boundaries and then to affect the mechanical properties4. The addition of Boron in Ni3(Si,Ti) can enhance the ductility, both in air and in vacuum.

All research in which had conducted almost 20 years still concerned about the harmful hydrogen aspect. This element released from aqueous solution, moisture in surrounded air, and hydrogen gas. Some studies so far showed that the fracture of intermetallic compounds including various Ni3(Si,Ti) alloys only considered the mechanical property such as ductility, ultimate tensile stress, yield stress, elongation in various environment mostly in air, distilled water, and hydrogen gas 1,2,5,6. The effect of boron (50 ppm) doping and dislocations had been investigated7

Reference :

[1]. K.S.Kumar, C.T.Liu, J.L.Wright., Intermetallics 4 (1996) 309
[2]. T.Takasugi, M.Wada, Y.Kaneno, H.Inoue., Materials Science and Engineering A329-331 (2002) 523.
[3]. Mulford, R.A., Embrittlement of Engineering Alloys, ed. C.L. Briant and S.K. Banerji. Academic Press, New York, 1983,p.1
[4]. T.Takasugi, C.T.Liu, L.Heatherly, E.H.Lee & E.P.George., Intermetallics 6 (1998) 369.
[5]. C.L.Ma, T.Takasugi,S., Hanada., Journal of Materials Sceince 32 (1997) 5478
[6]. T.Takasugi, S.Hanada., Mat.Res.Symp.Proc.Vol.552 (1999). KK6.5.2
[7]. C.L.Ma, T.Takasugi, S.Hanada., Acta mater. Vol.44. No.4 (1996). 1349

Sabtu, 31 Oktober 2009

Undangan Seminar Material Metalurgi (SMM) 2009 di PUSPIPTEK Serpong Tangerang

Tema Seminar

"Penguatan Riset Material dan Metalurgi Menuju Industri yang Ramah Lingkungan"

Pendahuluan

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam yang merupakan bahan baku yang penting baik secara langsung maupun tidak langsung bagi berbagai macam industri seperti manufaktur, transportasi, elektronik dan lain-lain. Hal ini memberikan peluang bagi munculnya berbagai industri dari industri hulu sampai industri hilir.
Proses-proses konversi bahan baku yang berlangsung di industri selain menghasilkan produk bermanfaat juga berpotensi mempengaruhi lingkungan. Perkembangan industri dan kelestarian alam, merupakan dua sisi yang mesti dijaga keberlangsungannya. Dalam rangka menjaga keharmonisan antara perkembangan industri dan kelestarian lingkungan maka diperlukan inovasi teknologi yang ramah lingkungan.
Peneliti dan praktisi, khususnya di bidang material dan metalurgi, merupakan salah satu pihak yang dianggap berkompeten untuk mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.
Seminar Material dan Metalurgi ini diharapkan mampu menyumbangkan hasil-hasil penelitian berupa teknologi yang ramah lingkungan sehingga di masa depan tercapailah harmonisasi antara industri dan lingkungan. Seminar Material dan Metalurgi ini akan dihadiri oleh para peneliti dan praktisi dari berbagai instansi penelitian, perguruan tinggi dan industri

Tujuan Kegiatan

  1. Memberi wadah bagi penyampaian ide, gagasan, solusi dan diskusi untuk kemajuan industri nasional yang ramah lingkungan, khususnya pada industri berbasis metalurgi.
  2. Memberi pedoman masukan bagi aspek penelitian dan pengembangan di bidang metalurgi Indonesia yang sejalan dengan tuntutan industri nasional.

Rencana Kegiatan

Keynote Speaker
  1. Dr. Ir. Sunara Purwadaria (Ketua Program Studi Metalurgi ITB)
  2. Ir. Moh. Gempur Adnan (Deputi Kementrian Lingkungan Hidup Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan)
     
Presentasi Ilmiah
Makalah-makalah yang dipresentasikan diputuskan berdasarkan seleksi terhadap abstrak lengkap (extended abstract) yang masuk. Hasil seleksi akan diberitahukan kepada peserta maksimal satu minggu setelah penyerahan abstrak.
Poster dan Pameran
Makalah yang tidak termasuk dalam daftar makalah yang dipresentasikan akan dipamerkan pada sesi poster. Pameran terdiri atas stand-stand para sponsor, perusahaan, dan industri yang akan memamerkan produk-produk atau jasa unggulan mereka.
Diskusi Panel
Pada sesi akhir setelah presentasi ilmiah akan dilakukan diskusi panel berkaitan dengan tema seminar. Acara ini akan menampilkan panelis dari perwakilan Instansi Penelitian, Perguruan Tinggi dan Industri.

Peserta Seminar

Peserta Seminar Material Metalurgi 2009 terdiri dari pemakalah dan peserta pendengar dari berbagai kalangan seperti:
      1. Perguruan Tinggi
      2. Lembaga Penelitian dan Pengembangan
      3. Instansi Pemerintah
      4. Industri

Ruang Lingkup Makalah

Adapun makalah peserta (dipresentasikan boleh dalam bentuk poster dan diprosidingkan) mencakup topik-topik:
GRUP A
  1. Mineral processing, mineral dressing
  2. Mineral characterization
  3. Chemical / Extractive metallurgy
  4. Material Recycling
     
GRUP B
  1. Material design
  2. Material processing
  3. Modeling of material design or processing
  4. Application of advanced materials
     
GRUP C
  1. Material analysis and characterization
  2. Material failure analysis
  3. Corrosion analysis and protection
  4. Progress in the technology for material analysis
     

Target Keluaran

  1. Dokumen Majalah Metalurgi edisi khusus yang akan diterbitkan Februari 2010
  2. Dokumen Prosiding Metalurgi edisi khusus yang akan diterbitkan Februari 2010

Pelaksanaan Seminar

Hari/Tanggal    : Rabu / 2 Desember 2009
Waktu             : 08.00 - 16.00 WIB
Tempat           : Graha Widya Bakti DRN, Kawasan PUSPIPTEK, Serpong, Tangerang 15314, 
                        Banten

Tanggal-Tanggal Penting

18 November 2009:
Batas akhir pendaftaran dan pemasukan abstrak lengkap (extended abstract)
25 November 2009:
Batas akhir pembayaran biaya seminar dan Prosiding (bagi yang memesan)
Batas akhir pemasukan makalah lengkap (full paper)

Ketentuan-Ketentuan

Abstrak Lengkap (Extended Abstract)
  1. Abstrak dibuat dalam ukuran A4 terdiri dari judul, nama dan afiliasi, isi abstrak dan kata kunci.
  2. Semua huruf memakai jenis Times New Roman.
  3. Judul memakai Font 12 Bold
  4. Nama, afiliasi dan alamat, isi dan kata kunci memakai Font 10
  5. Isi menggunakan spasi tunggal, memuat kurang lebih 400 kata
  6. Abstrak harus memuat latar belakang, tujuan penelitian, prosedur percobaan, hasil percobaan, pembahasan, prospek dan tindak lanjut
  7. Sertakan satu buah gambar yang mewakili hasil percobaan
  8. Abstrak dibuat dalam bentuk berkas .doc dan dikirimkan ke alamat e-mail: seminar@metalurgi.lipi.go.id atau diserahkan langsung ke sekretariat
     
Makalah Lengkap
  1. Makalah ditulis dalam ukuran A4 menggunakan spasi 1,5.
  2. Makalah terdiri dari Judul, Nama, Afiliasi Dan Alamat, Abstrak, Kata Kunci, Pendahuluan, Teori Dasar (jika ada), Percobaan, Hasil Percobaan, Pembahasan dan Kesimpulan dan Saran.
  3. Panduan lengkap penulisan makalah dapat diunduh di sini.
  4. Makalah dibuat dalam bentuk berkas .doc dan dikirim ke alamat email seminar@metalurgi.lipi.go.id atau diserahkan langsung ke sekretariat.
     
Poster
  1. Poster harus dibuat sendiri oleh peserta dalam bentuk hard-copy dan diserahkan ke panitia selambat-lambatnya pada saat sebelum acara seminar dimulai pada tanggal 2 Desember 2009.
  2. Poster dibuat pada kertas ukuran A1 posisi portrait atau enam buah kertas ukuran A4 posisi landscape memuat informasi yang lengkap terhadap isi makalah secara keseluruhan.
  3. Poster terdiri dari Judul, Nama dan Afiliasi, Abstrak, Pendahuluan, Percobaan, Hasil Percobaan, Pembahasan, Prospek dan Tindak Lanjut.
     

Pendaftaran

Biaya yang dikenakan untuk mengikuti Seminar Material dan Metalurgi 2009 adalah:
      Rp 200.000,- untuk Pemakalah
      Rp 100.000,- untuk Pendengar
Untuk pemesanan Prosiding Seminar dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 200.000,-.
Biaya langsung ditransfer ke rekening Seminar Material Metalurgi 2009 sebagai berikut:
      Bank Mandiri Cabang Kantor Kas Serpong
      a.n. Murni Handayani
      No. Rek. 128 000 5779563

Untuk konfirmasi transfer dapat dilakukan dengan mengirimkan SMS ke nomor 02192374944 (Indah) atau 02193849360 (Rini) atau dengan mengirimkan email ke alamat seminar@metalurgi.lipi.go.id dengan judul "Konfirmasi Transfer Biaya Seminar Material Metalurgi 2009".
Untuk memudahkan panitia, bukti transfer harap dikirimkan melalui fax ke nomor 021 7560553.
Pendaftaran online dapat dilakukan dengan mengisi Formulir Pendaftaran atau datang langsung ke sekretariat.

Sekretariat
Pusat Penelitian Metalurgi - LIPI
Kawasan PUSPIPTEK Gd. 470, Serpong, Tangerang
Telp. 021-7560911, Fax. 021-7560553
Email: seminar@metalurgi.lipi.go.id
Indah (021-92374944), Rini (021-93849360)

Selasa, 06 Oktober 2009

Redaksi Majalah KOROSI mengundang para pemakalah untuk berpartisipasi.


TIM REDAKSI MAJALAH KOROSI MASIH MENERIMA KARYA TULIS ILMIAH UNTUK EDISI CETAK OKTOBER 2009 DAN APRIL 2010. PENULIS TIDAK DIKENAI BIAYA APAPUN, JIKA BERMINAT KIRIMKAN TULISAN ANDA KE: korosi_magz@yahoo.com .

UNTUK LEBIH DETAILNYA TENTANG MAJALAH KOROSI :

MAJALAH KOROSI ADALAH SALAH SATU MAJALAH DI PUSAT PENELITIAN METALURGI LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (LIPI) YANG TERBIT SETIAP 6 BULAN SEKALI

MAJALAH KOROSI TERAKREDITASI B DENGAN :
- NO. AKREDITASI : 87/Akred-LIPI/P2MBI/5/2007
- ISSN 0126 – 3579

CONTACT PERSON : IDA (021 – 7563205)



PEDOMAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH MAJALAH KOROSI

Cara penulisan:
Karya tulis ditulis dengan jarak 1 spasi, menggunakan perangkat lunak MS WORD diatas kertas HVS ukuran A4 dengan margin kiri dan kanan 2.5 cm, atas 2.2 cm dan bawah 2 cm. Gunakan huruf Times new roman (TNR) ukuran 12. Jumlah halaman minimum 5 dan maksimal 15 halaman. Tabel dan gambar dibuat sejelas mungkin, diberi nomor urut, disusun pada badan tulisan dengen keterangan yang dapat dimengerti. Untuk isi tabel dapat digunakan font arial 10, dan untuk judul tabel dapat digunakan font Times New Roman ukuran 11.
JUDUL (CENTER TNR 14 BOLD)
Nama penulis tanpa gelar (center TNR 11 BOLD)
Alamat tempat kerja penulis (center TNR 11 regular)
 




Intisari (TNR 11 bold)           
Ditulis dengan bahasa Indonesia yang baku tidak lebih dari 250 kata dan menjelaskan isi karangan/ tulisan. (TNR 10 regular)

Kata Kunci: (TNR 10 regular)
minimal 5 kata      
 


Abstract (TNR 11 bold Italic)
Ditulis dalam bahasa Inggris yang baku tidak lebih dari 250 kata dan merupakan terjemahan dari Intisari
Keyword (TNR 10 Italic)
minimal 5 kata





1. PENDAHULUAN
Menggambarkan pokok permasalahan atau latar belakang masalah yang terjadi berkaitan dengan isi tulisan.
2. LATAR BELAKANG TEORI
Mengungkapkan permasalahan yang terjadi pada teori-teori dari daftar pustaka, dan dibuat dengan tanda (1) dimana 1 menunjukan nomor dalam daftar pustaka. Istilah dalam bahasa asing dan simbol matematika ditulis dengan menggunakan huruf miring.
3. METODE PENELITIAN
Metode penelitian merupakan informasi teknis, menjelaskan mengenai metode dan standar yang digunakan bila ada,
3.1. Persiapan Bahan dan Bneda Uji
Berikan keterangan yang jelas mengenai bahan yang digunakan, bentuk dan ukuran benda uji

3.2 Penelitian

Gunakan diagram alir penelitian berisi penjelasan mengenai teknik pelaksanaan penelitian atau kasus dilapangan beserta hasil dan kajiannya.

4.   HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini bisa dibagi menjadi dua yang terdiri dari:
4.1 Hasil Penelitian
Menjelaskan hasil yang diperoleh dari penelitian ini berupa tulisan data/tabel, gambar, grafik dan sebagainya.
4.2 Pembahasan
Membahas hasil penelitian dengen menggunakan bahasa ilmiah yang berkaitan dengan latar belakang teori serta acuan yang dibaca.
5. KESIMPULAN
Uraian singkat berdasarkan hasil dari penelitian atau kasus lapangan yang disarikan dari pembahasan.
6. UCAPAN TERIMA KASIH (jika ada)

7. DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka disusun dengan nomor berurutan dengan font TNR 11:
Buku: penulis (nama dan inisial), tahun, judul Buku (italic), edisi, penerbit, kota terbitan,halaman.
misalnya: Uhlig, H.H., 1991, Corrosion and Cor-rosion Control, 3rd ed., John Willey & Sons, Singapore 317.
Jurnal/majalah: Penulis (nama dan inisial), nama jurnal/majalah (italic), Volume(nomor),halaman. misalnya: Nishimura, R., and Kudo, 1989, Cor-
rosion, 45 (4) 308-316.
Prosiding: (Nama dan inisial), Tahun, judul
karangan, inisial dan nama editorm judul buku (italic), penerbit, kota terbitan, halaman.
Misalnya: Kaesche, H., 1994, Testing of Stress
Corrosion Cracking of Low Alloy Steel in High Temperature, High Pressure Water, R.N. Parkins.
Ed, Life Prediction of Corrodible Structures, Vol. II, NACE International, Houston, 1050-1052.
Internet: penulis, tahun terbit atau revisi judul si-
tus (website), alamat URL situs.
Misalnya: Anonym, 1997, Mangrove, http://
www.mangrove-f.org/mangrove.htm.